Motivator Terbaik Indonesia, Ippho Santosa, Motivator Terbaik Asia, Motivator Terbaik Dunia

Motivator Terbaik, Motivator Terbaik Asia, Motivator Yang Bagus, Motivator Terbaik Indonesia

Membawakan seminar motivasi karyawan atau seminar motivasi kerja, perlu pendekatan tersendiri. Terutama mereka yang berada di level menengah atau di bawahnya.

Pesan saya kepada mereka, "Perusahaan hanya bisa maju jika seluruh karyawan mau tumbuh bersama. Bukan jalan sendiri-sendiri."


Motivator-Terbaik-Motivator-Terbaik-Asia-Motivator-Yang-Bagus-Motivator-Terbaik-Indonesia


Pembicara Seminar

Bicara soal tumbuh bersama, maka ingatlah:
  • Ingin maju? Majukan orang lain.
  • Ingin kaya? Kayakan orang lain.
  • Ingin cerdas? Cerdaskan orang lain.
  • Ingin mulia? Muliakan orang lain.
  • Ingin doa dikabulkan oleh-Nya? Doakan orang lain.
  • Ingin diberi uang oleh-Nya? Berikan uang kepada orang lain.

Motivator-Terbaik-Indonesia-Motivator-Terbaik-Motivator-Terbaik-Asia-Motivator-Yang-Bagus


Melalui berbagai dalil, hati kita berkali-kali digedor dan diingatkan bahwa:
  • Sebenarnya, seluruh manusia adalah satu umat.
  • Membunuh satu manusia berarti membunuh seluruh manusia.
  • Menyelamatkan satu manusia berarti menyelamatkan seluruh manusia.
  • Menghina ayah orang lain, berarti menghina ayah kita sendiri.
  • Menyantuni ibu orang lain, maka fadilahnya akan sampai kepada ibu kita.
  • Mendoakan seseorang, berarti mendoakan diri kita sendiri.

Kadang, kita suka bicara yang muluk-muluk. Sebut saja, ingin memakmurkan Indonesia atau ingin memajukan umat. Yah, boleh-boleh saja. Namun hendaknya kita mulai dari yang terkeciiiiil. Dari mana? Dari rumah kita, dari kantor kita. Maksudnya, dari orang-orang bekerja dengan kita. Misal, asisten rumah (PRT), babysitter, office boy, dan supir. Dream boleh besar. Action mulai dari yang terkecil. Dan dari situlah kasih-sayang hendaknya diulurkan. Right?  



Ditulis oleh Ippho Santosa. Untuk mengundang motivator indonesia, klik >> Motivator 

Tokoh Motivator Terbaik, Motivator Indonesia, Tokoh Motivator Terkenal, Motivator Terbaik Indonesia

Dalam seminar motivasi pengembangan diri (seminar nasional), saya sering berseru, "Agar keluar dari kemiskinan, sepertinya kita perlu sikap yang yang benar, bukan sekedar ilmu yang tepat." Sikap? Ya, sikap. Untuk jelasnya, simak saja tulisan berikut.

Kalau kita lagi miskin dan susah, terus orang kaya yang kita kenal nggak mau membantu kita, apa yang harus kita lakukan? Nyalahin si kaya, inilah reaksi orang rata-rata. Baguskah itu? Begini ya. Si kaya yang pelit, jelas dia itu salah dan bermasalah. Namun ada baiknya juga kita melihat sisi lainnya biar berimbang. 



Tokoh-Motivator-Terbaik-Motivator-Indonesia-Tokoh-Motivator-Terkenal-Motivator-Terbaik-Indonesia

Pertama, sebaik-baiknya berharap dan meminta hanya kepada Yang Maha Kaya, bukan kepada makhluk-Nya yang kadang cuma berlagak kaya. Terus, ngapain kita ngarepin dan nyalahin orang lain? Orang-orang yang bermental kaya pasti setuju dengan pernyataan saya ini. 

Motivator-Terbaik-Indonesia-Tokoh-Motivator-Terbaik-Motivator-Indonesia-Tokoh-Motivator-Terkenal

Kedua, kita introspeksi. Kok dia nggak mau membantu? Selama ini, apa kekuranganku? Ketika meminta, gimana sikap dan caraku? Mungkinkah aku nggak pantas dan nggak bisa dipercaya untuk dibantu? Kenapa Tuhan-ku Yang Maha Pemurah tidak menggerakkan hati si kaya untuk membantu? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Introspeksi, itu jauh lebih baik. 

Motivator-Indonesia-Tokoh-Motivator-Terkenal-Motivator-Terbaik-Indonesia-Tokoh-Motivator-Terbaik

Ketiga, belajar ilmu uang agar ke depan tidak keteteran uang lagi. Misalnya ilmu bisnis, properti, emas, dan reksadana. Ini lebiiiiih memberdayakan. Dan di sini saya tidak bermaksud menyinggung Anda atau siapapun. Ini kesimpulan saya, berdasarkan pengalaman sewaktu miskin dan susah dulu.



Ditulis oleh Ippho Santosa. Untuk mengundangnya in-house seminar, klik >> Motivator Indonesia

Tokoh Motivator Terkenal, Motivator Indonesia, Motivator Bisnis Indonesia, Motivator Terbaik Indonesia

Dalam seminar motivasi juga training motivasi, saya sering berseru, "Jadilah agent of change di negeri Anda. Setidaknya di kantor dan rumah Anda." Mereka menyebut ini sebagai seminar perubahan.

Ini bukanlah sesuatu yang muluk-muluk. Simak saja tulisan berikut.


Pulang dari Tanah Suci (setelah umrah atau haji) hendaknya menjadi momentum perubahan, bagi diri kita juga bagi sesama.

Ini terbukti:
  • Pangeran Diponegoro dan Imam Bonjol, ketika pulang dari Tanah Suci, langsung bergerak melawan penjajah.
  • Pendirian NU dan Muhammadiyah juga dilatarbelakangi hal yang sama, yakni sang founder yang pulang dari Tanah Suci.
  • Pendirian Sarekat Dagang Islam dan Sarekat Islam pun tidak jauh-jauh dari hal ini, yakni sang founder yang pulang dari Tanah Suci.
  • Lalu Belanda mencium gelagat serta bahaya ini, dan karena itulah sejak 1903 jamaah haji mereka tandai dengan gelar ‘haji’.

Tokoh-Motivator-Terkenal-Motivator-Indonesia-Motivator-Bisnis-Indonesia
Ibu saya bersama Bang Syafii Antonio



Diperkirakan pada 2016 nanti akan ada 1 juta jamaah umrah dan haji dari Indonesia. Ini sebuah angka yang WOW! Harusnya alumni umrah dan haji ini menjadi agent of change yang fenomenal lagi monumental bagi bangsa ini. Betul? Namun, seperti yang kita maklumi bersama, kayaknya itu belum terjadi dalam waktu dekat. Kenapa? Dan apa solusinya?

Banyak penyebabnya. Yang jelas, karena sebab-sebab itu akhirnya sebagian jamaah umrah dan haji belum menghayati hakikat ibadahnya. Tidak perlulah kita jauh-jauh membahas soal dampak. Bukan kebetulan, saya, Bang Syafii Antonio, Pak Imam Prasodjo, dan Pak Abdul Jamil (Dirjen Haji) diminta menjadi narasumber dalam diskusi terbatas terkait umrah dan haji, yang diadakan oleh BNI Syariah beberapa waktu yang lalu.
Motivator-Bisnis-Indonesia-Tokoh-Motivator-Terkenal-Motivator-Indonesia

Salah satu solusi yang kami usulkan kepada direksi BNI Syariah ialah adanya camp 1 atau 2 hari untuk calon jamaah. Terus, adanya peningkatan mutu pada pembimbing ibadah. Dan yang tak kalah pentingnya, adanya kegiatan yang bermakna bagi para alumni, sepulang dari Tanah Suci. Before, during, and after. Insya Allah buahnya lebih hasanah.



Tokoh-Motivator-Terkenal-Motivator-Indonesia-Motivator-Bisnis-Indonesia-Motivator-Terbaik-Indonesia


Motivator-Indonesia-Motivator-Bisnis-Indonesia-Motivator-Terbaik-Indonesia-Tokoh-Motivator-Terkenal


Tokoh-Motivator-Terkenal-Motivator-Indonesia-Motivator-Bisnis-Indonesia-Motivator-Terbaik-Indonesia
Diundang dan diskusi bersama Direksi BNI Syariah



Bagi teman-teman yang sudah pernah ke Tanah Suci, sudah semestinya memasang tekad agar menjadi agent of change bagi dirinya juga sesama. Bagi teman-teman yang belum berangkat, akan jauh lebih baik kalau memastikan nafkahnya bersih dan berkah, lebih menggali hikmah-hikmah di balik umrah dan haji, serta meluruskan niat selurus-lurusnya agar ibadahnya 100% diterima juga berdampak. Pada akhirnya, semoga Allah meridhai. Aamiin. (Motivator Indonesia)

Kata-Kata Motivator, Motivator Indonesia, Motivator Sukses


Di seminar motivasi diri, saya selalu mengajak mereka untuk lebih sukses. Ya, lebih sukses.

Kata-Kata-Motivator-Motivator-Indonesia-Motivator-Sukses

Namun tak semuanya berkenan. Sebagian beralasan. 
-       Saat kita menyarankan sesuatu yang baru, alasannya "Saya nggak punya ilmu, nggak punya pengalaman."
-       Saat diberitahu cara-caranya, katanya "Kamu sok tahu," atau "Ah ini susah," atau "Di sana sih berhasil, di sini belum tentu." 
-       Saat diberitahu investasi yang besar, alasannya "Saya nggak punya uang. Untuk makan saja susah." 
-       Saat diberitahu investasi yang kecil, alasannya " Malas ah. Hasilnya kekecilan, hasilnya kelamaan." 
-       Saat teman-temannya sukses duluan, alasannya "Itu kebetulan saja. Nasib orang kan beda-beda." 
-       Dikasih gratis, murah, atau refund, katanya "Mau memanfaatkan saya? Mau menipu saya? Kamu pikir saya bodoh?" 
Dikasih motivasi, nggak percaya. Dikasih bukti, katanya pamer. Saat kita berhenti memberi motivasi, katanya "Kamu lagi bangkrut ya?" 


Motivator-Sukses-Kata-Kata-Motivator-Motivator-Indonesia

Hehehe. Ya sudah. Kita berikan saja motivasi dan inspirasi kepada mereka yang berkenan. Insya Allah mereka akan dipertemukan dengan perubahan dan kesuksesan.


Motivator-Indonesia-Terbaik-Terkenal-Bisnis-Motivator-Sukses-Kata-Kata-Motivator

Sekian dari saya, Ippho Santosa - Motivator Indonesia